Senin, 26 Oktober 2026

Beranda / Tips

5 Langkah Resmi Google untuk Mengamankan Akun dari Peretas

Panduan resmi Google merangkum cara mengamankan akun: Security Checkup, passkey, 2-Step Verification yang kuat, pembaruan perangkat lunak, dan waspada pesan palsu.

TE
TeknoKini Team · 23 Oktober 2026 · 3 menit baca
5 Langkah Resmi Google untuk Mengamankan Akun dari Peretas

Panduan resmi Google "Make your account more secure" di pusat bantuan Google Account Help tetap menjadi dokumen paling ringkas soal cara mengamankan akun. Di halaman itu, Google bahkan memberi penanda visual: ikon seru biru berarti sekadar tips, kuning menandai langkah penting, merah untuk masalah yang mendesak, sedangkan perisai hijau menyatakan akun dalam kondisi aman tanpa tindakan mendesak.

Berikut lima langkah yang direkomendasikan Google, dirangkum dan disusun ulang oleh TeknoKini.

1. Jalankan Security Checkup

Langkah utamanya adalah laman Security Checkup di myaccount.google.com. Dari sana pengguna mendapat rekomendasi yang disesuaikan: memperbarui nomor telepon dan email pemulihan, membuat passkey, mengaktifkan 2-Step Verification, menghapus akses aplikasi pihak ketiga yang berisiko, serta menyalakan kunci layar di perangkat.

Jalur pemulihan sering dianggap sepele, padahal fungsinya tiga lapis: mencegah orang lain masuk tanpa izin, memberi peringatan saat ada aktivitas mencurigakan, dan membantu memulihkan akun saat Anda tidak bisa masuk.

2. Beralih ke Passkey

Passkey menggantikan kata sandi dengan sidik jari, pemindaian wajah, atau kunci layar ponsel. Keunggulannya ada di sifat dasarnya: passkey tidak bisa dibagikan, disalin, ditulis di catatan, maupun dititipkan kepada orang lain. Karena tidak ada rahasia yang bisa ditiru, passkey juga tahan terhadap phishing.

3. Perkuat Verifikasi Dua Langkah

2-Step Verification menahan peretas walau kata sandi Anda sudah dicuri. Yang menentukan kekuatannya adalah pilihan langkah kedua. Menurut panduan resmi, kode verifikasi lewat pesan singkat termasuk pilihan yang paling lemah. Kunci keamanan (security key) diposisikan sebagai verifikasi paling aman, disusul permintaan konfirmasi (Google Prompts) yang dinilai lebih aman daripada kode SMS.

Untuk mereka yang berada di lini berisiko tinggi - jurnalis, aktivis, atau pemegang akun yang menyasar - Google menyediakan program Advanced Protection: pelindungan maksimal dengan kunci fisik dan pemblokiran aplikasi internal yang tidak aman.

4. Bersihkan dan Perbarui

Banyak akun membocorkan dirinya sendiri lewat sisi yang sederhana. Google menyarankan perakihan berikut:

  • Merapikan daftar aplikasi dan situs yang memiliki akses ke akun, lalu mencabut yang tidak lagi dipakai.
  • Memakai kata sandi yang kuat dan unik di setiap platform. Password manager membantu menyimpannya, dan Password Checkup bisa dipakai untuk memeriksa kata sandi yang berulang atau terbocor.
  • Memperbarui browser, sistem operasi, dan aplikasi saat pembaruan tersedia. Di Android, Google menawarkan Play Protect untuk memindai aplikasi dari waktu ke waktu.
  • Menghapus aplikasi dan ekstensi yang tidak diperlukan, serta tidak memasang perangkat lunak dari sumber yang tidak dipercaya.

5. Waspadai Pesan dan Situs Palsu

Peretas memanfaatkan email, pesan singkat, telepon, dan situs web untuk berpura-pura menjadi pihak layanan atau orang yang dikenal. Panduan resmi Google menegaskan satu hal yang selalu berlaku: Google tidak pernah meminta kata sandi Anda melalui email, pesan, atau telepon.

Pertimbangan yang diberikan antara lain:

  • Jangan menanggapi pesan dari pengirim yang tidak dipercaya.
  • Periksa alamat email pengirim, bukan hanya nama tampilannya.
  • Mantapkan urutan ini di dalam Gmail: laporkan email mencurigakan sebagai spam atau phishing agar Google dapat menyaring pesan serupa.
  • Pada komputer, arahkan kursor ke tautan tanpa menekannya dan pastikan alamat yang muncul benar.

Apabila aktivitas aneh terdeteksi, halaman resmi "Secure your account & upgrade security" menyediakan langkah pemulihan yang bisa dijalankan segera.

Menghabiskan waktu lima menit sekali sebulan untuk Security Checkup sering sudah cukup untuk menahan akun Anda dari kebocoran.

Bagikan:WhatsAppXFacebook

Artikel Terkait